Nov 23, 2011

malam ini,
izinkan aku bertanya
kemana para 'manusia' saat aku menganggap mereka nyata
kemana nafas nafas ego dan ambisius itu terarah??
mungkinkah aku menggapainya
padahal, saat ini aku merasa kosong
tak beranjak!!!
bodohkah aku??
Jika aku merasakan sepi dan dingin malam ini?
TERPURUK!! lunglai dalam kisahku sendiri
tersenyum, karena memoar menjijikan yg memuakkan!
Lihat aku!! Yg kini mengubur semuany dalam jemari angin
membiarkany berlalu, hinggap dan menampar tiap pemeran utama dalam kisah mereka
menjijikankah aku jika menginginkan aku bisa tersenyum seutuhny suatu hari nanti?
Tidak terus menerus tersenyum dalam kisah yg sebenarny berair mata
aku tau, ini kisahku
sepenggal memoar
inginkan para manusia dgn nafas nafas munafik mereka, menoleh padaku
ANGGAP AKU ADA!!!

Nov 20, 2011

kisah dalam hujan :'(


aku mencintai hujan petang ini dalam abu abu
menghirup tiap desahny bagai jiwa. . .
aku bergurau pada cemara yg cantik walau berbisik . .
jika ia manusia,
mungkin aku akan mengajakny pergi,
TIDAK!!
lebih tepat, jika aku mengantarny saja,,
karna aku menyukai kesendirianku!!
sama kisahny dalam hujan sore ini . .
merindu tiap tetesny laksana darah ,
bukan karna gigilku aku ingin dia tetap!!.
bukan pula, karna hausku, aku tak ingin ia kembali,
rinduku padanya, yang haruskany tetap disini,
resapi tiap air yg menetes dalam luka, indah, laksana darah,
maaf jika aku merenggutmu
aku hanya terlalu mencintai suaramu
mengalun merdu, menerpa rasa sakit yg terlihat begitu indah di mataku
bahkan, jika hujan kemarin menjadi saksi,
aku ingin mendengar suara darah mengalir dari lukaku,
dengan iringan teriakan dan tawa hujan sore itu
teruntuk cemara
tersenyumlah engkau, bahwa aku tak mencintaimu, pun kau begitu indah
hingga tak ada alasan bagiku melukaimu
selain beberapa sayatan di dahan, penanda, aku telah merenggut cintaku sore itu :

Template by:

Free Blog Templates